Posted in NEWS

China Klaim Vaksin Sinopharm Dipakai Hampir Sejuta Orang

Grup perusahaan farmasi nasional dari Cina, Sinopharm, berkata bahwa paling tidak ada hampir 1 juta orang yang sudah menggunakan vaksin virus Covid-19 yang mereka buat. Sinopharm sendiri mengatakan bahwa ratusan ribu orang tersebut sudah menggunakan vaksin lewat program darurat pemerintah.

Sinopharm: Sudah Hampir 1 Juta Orang Pakai Vaksin Kami

Pemerintah Presiden Xi Jinping itu diketahui meluncurkan program penggunaan vaksin darurat pada bulan Juli 2020 lalu dan dalam program tersebut ada 3 buah kategori warga yang masuk ke prioritas pemberian vaksin yaitu pekerja esensial dan juga kelompok terbatas yang lainnya. Penggunaan vaksin tersebut dilakukan bahkan saat studi klinis pun belum selesai membuktikan keamanan dan juga keampuhan untuk membunuh virus Corona yang berasal dari negara tersebut.

Dilansir dari CNN Indonesia pemimpin Sinopharm, yakni Liu Jingzhen, berkata bahwa sejauh ini tak ada efek samping yang merugikan yang mana Dilaporkan dari para pengguna vaksin tersebut. Dan sejauh ini, sudah ada tiga buah vaksin yang sudah dipakai oleh pemerintah Cina dalam program data tersebut yaitu 2 kandidat vaksin yang mana dikembangkan oleh anak perusahaan Sinopharm, yaitu Sinovac Biotech dan National Biotech Group (NBC). Akan tetapi tak jelas vaksin manakah yang dirujuk oleh pimpinan Sinopharm itu.

Vaksin corona yang dibuat oleh agen syair Sinopharm itu memakai virus covid-19 yang sudah tidak aktif dan tidak bisa bereplikasi di dalam sel manusia guna memicu respon imun dan vaksin tersebut memerlukan 2 dosis supaya bisa menuai hasil yang efektif. Disebutkan juga bahwa vaksin itu sekarang ini masih dalam tahap 3 uji klinis di luar negeri dan sejauh ini sudah ada hampir 60.000 orang yang jadi relawan pengajuan vaksin itu.

Liu  pun mengatakan bahwa sudah ada kira-kira 14.000 sampel darah yang sudah diambil setelah 14 Hari menerima dosis kedua vaksin tersebut. Ia juga memaparkan diantara relawan-relawan karyawan proyek konstruksi, siswa yang pergi ke luar negeri, dan juga diplomat yang sudah mendapatkan vaksin Sinopharm itu sampai saat ini tak ada yang terinfeksi Corona.

Walau demikian para ahli tetap memperingatkan supaya tak cuma mengandalkan data dari penelitian penggunaan vaksin di dalam program darurat saja namun membandingkan hasil dari kelompok standar uji klinis guna menentukan Bagaimana keefektifan vaksin tersebut. 

Indonesia Upayakan Dapat Tiga Jenis Vaksin Corona Dari China

Sementara itu pengembangan vaksin virus Corona di negara kita sendiri terus berlanjut Dan sejauh ini sudah ada 3 kandidat vaksin dari Cina yang bakal dipakai di Indonesia termasuk salah satunya dari Sinopharm. Tiga kandidat vaksin dari Cina itu pasalnya akan dipakai di Indonesia apabila sudah siap untuk didistribusikan.

 Hal itu dikatakan langsung oleh juru bicara satuan Satgas covid 19, Wiku Adisasmito, dalam Konferensi pers yang digelar pada bulan Agustus yang lalu tepatnya di kantor presiden. Ia menyatakan bahwa ada tiga kandidat vaksin dari Cina yang akan di peroleh di Indonesia yaitu vaksin dari Sinovac yang mana bekerjasama dengan Bio Farma, dan juga vaksin dari Sinopharm. Yang terbaru Indonesia pasalnya Tengah berdiskusi dengan perusahaan asal China juga yaitu Cansino untuk bisa mendapatkan vaksin virus Corona.

Dan dari 3 tersebut vaksin dari Sinovac lah yang telah diuji secara klinis di Indonesia dengan mempergunakan sebanyak 1620 orang relawan untuk menguji vaksin ini. Salah satu relawan yang yang ikut mencoba vaksin ini adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan juga Kepala BNPB Doni Manardo.