Posted in FILM HOROR

Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur(2018) yang Hidup Kembali

Suzzanna merupakan aktor legendaris dalam perfilman Indonesia pada tahun 90-an, dimana ia merupakan salah satu aktor berpengaruh dalam genre film horor. Aktris yang meninggal pada tahun 2008 ini bahkan mendapat julukan sebagai ratu horor Indonesia. Pada tahun 2018 ini, sosok ikonik ini kembali dihadirkan dalam perfilman Indonesia. Sebuah film yang berjudul Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur telah tayang di bioskop-bioskop di Indonesia. Sosok Suzzanna sendiri diperankan oleh Luna Maya dengan cerita dan tampilan yang dilatarkan pada tahun 80-an.

Luna Maya Mirip dengan Suzzanna

Dalam film yang merupakan Remake dari film asli yang dibintangi oleh mendiang Suzzanna ini, Luna Maya hadir dengan tampilan yang sangat mirip dengan Suzzanna. Penampilan wajah Luna yang sangat menyerupai Suzzanna ini merupakan salah satu efek dari olah make-up yang dilakukan oleh penata rias yang didatangkan dari Rusia.

Selain itu, untuk membuktikan diri sebagai aktris papan atas dengan akting yang bagus, Luna Maya sukses menghadirkan sosok Suzzanna kembali. Dalam film ini, Luna Maya bertransformasi menjadi sosok sang legendaris horor Indonesia. Hal itu terlihat dari gerak-gerik tubuh dan mimik tanpa ekspresi yang merupakan ciri khas dari mendiang aktris tersebut. Selain itu, dalam menghayati perannya, Luna Maya menampilkan peran togel sgp mulai dari menjadi istri yang lemah hingga kemudian menjadi sundel bolong yang menebarkan teror dengan sangat apik.

Disertai dengan Humor-Humor Segar

Film horor ini disuguhkan dengan bercampurkan komedi yang dibumbui secara pas oleh sutradara. Pasalnya dalam beberapa film horor komedi, biasanya penonton disuguhkan dengan lawakan-lawakan slapstick yang justru menjatuhkan kengerian yang timbul. Akan tetapi, dalam film garapan Rocky Soraya dan Anggy Umbara ini justru menampilkan humor yang pas dengan alur cerita.

Meskipun dibumbui dengan humor, film remake Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur ini menyuguhkan humor dengan penempatan dan porsi yang pas. Selain itu, akting dari tiga komedian (Opie Kumis, Asri Welas, dan Ence Bagus) yang berperan sebagai pembantu dalam film ini sangat baik dan semakin melengkapi humor yang ada. Sehingga film ini menampilkan sisi lucu, tetapi juga logis dan tidak berlebihan dalam alur cerita.

Terdapat Cerita Baru Yang Ditambahkan

Meskipun film ini merupakan film remake yang diboncengi dengan adanya nama besar suatu legenda dunia perfilman, film ini sudah direncanakan dengan baik. Penggarap film ini tidak hanya membuat tayangan ulang atau remake, akan tetapi juga sudah menyiapkan cerita yang utuh, padat, berisi, dan sudah tereksekusi dengan baik.

Pada mulanya, dalam film ini dikisahkan tentang Suzzanna dan Satria suaminya (yang diperankan oleh Herjunot Ali) merupakan pasangan yang berbahagia dan islam yang taat beribadah. Pasangan ini diceritakan telah menunggu hadirnya buah hati dalam keluarga mereka. Setelah lima tahun, akhirnya pasangan ini diberkati dengan kehamilan Suzzanna.

Meskipun telah berjanji untuk menemani istrinya hingga melahirkan, akan tetapi ternyata tugas dari kantor memaksa Satria untuk pergi selama seminggu ke Jepang. Pada saat kepergian suaminya inilah terjadi perampokan yang menyatroni rumah mereka. Dimana dalam perampokan tersebut, Suzzanna menjadi korban yang dikubur hidup-hidup oleh kawanan perampok dan akhirnya menjadi hantu yang berniat membalaskan dendam kepada para pembunuhnya tersebut.

Cerita ini menarik untuk ditonton karena selain mempunyai cerita yang lebih sarat akan pesan seperti cinta sejati, pengorbanan, dan tentang bagaimana menyaksikan tragedi tersebut dari sudut pandang si setan. Film ini juga menampilkan efek-efek yang keren dan cinematografi yang ciamik yang menghasilkan pencitraan menjadi mengena dan berkesan.